Sebenarnya sederhana saja alasan kenapa saya ingin menjadi backpacker, berawal dari senangnya bercerita dan membaca, dan kemudian saya (dengan sengaja) membaca Edensor dari Andrea Hirata salahsatu tetraloginya (Laskar Pelangi, Sang Pemimpi,  Edensor dan Maryamah Karpov) dalam novel tersebut (Edensor) Ikal bertaruh dengan teman-temannya di Sorbonne University untuk berkeliling eropa dan afrika. Ikal ditemani oleh sahabat karibnya dari kecil Arai menjadi “backpacker” dengan bermodalkan kostum putri duyung yang diberi Famke Somers sahabat yang pertama kali dijumpainya di eropa. Diceritakan, Ikal berkeliling eropa hingga ke afrika, melewati musim dingin, gurun yang panas dan keganasan preman di eropa.

Entah harus bagaimana saya harus memulai melakukan backpacking, dan harus mulai dari mana, hanya mungkin dari niat aja dulu sebagai permulaan, yah, . . nunggu ada yang mau diajak backpacking, sebagai awal mungkin saya akan menaklukan dulu kota Subang, wuaalah, cetek banget kayaknya, hehehe, ya kalau saja saya belum mampu minimalnya lagi saya akan mengelilingi kecamatan sendiri, Legon Kulon, yah asal jangan backpacking di Desa sendiri aja kan gak lucu, namanya aja Backpacker, pengalaman hanya di Kandang, bagaimana cemoohan dunia.

Backpacker adalah istilah yang yang digunakan untuk para traveler dengan budget minim menjelajah tempat-tempat eksotik di seluruh dunia, sambil berjalan kaki. Mencari yang serba murah dan sangat menikmati detail perjalanan. Untuk mengenalinya cukup mudah biasanya mereka memakai ransel punggung (backpack) dan berpakaian seadanya. Tas punggung atau yang dikenal sebagai backpack inilah yang menjadi ciri khas mereka.

Advertisements