backpacker ke karimun jawa
gambar ini dari google

Sahabat Epul Katama, kali ini saya akan men-share cerita saya sewaktu backpacker ke Karimun Jawa, kepulauan indah yang berada di Laut Jawa di pertengahan pulau Jawa dan Kalimantan. Tepatnya berada lautan lepas Kota Jepara, Jawa Tengah.

Ini merupakan tempat backpack atau traveling yang direkomendasikan oleh saya, selain tempatnya indah, banyak destinasi wisatanya, mulai dari wisata pantai, lepas pantai ataupun pegunungan, namun Karimun Jawa memang merupakan kawasan wisata pantai. Entahlah, meskipun saya berasal dari daerah pantai, saya tidak akan pernah bosan berwisata ke pantai. Memandang pantai itu membuat hati saya bebas, lepas dan ceria, hehe,,, sesuai selogan saya “Terus Semangat dan Selalu Ceria”

karimun jawa
Lumayan, bisa buat ganti DP,,, hehe,,

Ada beberapa hal yang menarik di Karimun Jawa.

  • Pertama, Pasir putih

Karimun Jawa memiliki pantai yang berpasir putih, sejauh mata memandang pantai adalah pasir putih, sehingga membuat air laut menjadi jernih berwarna kebiru-biruan, bahkan beberapa meter lepas pantai, dasar pantai terlihat begitu jelas. Itu yang membuat saya terkagum, maklum lah, meskipun saya tinggal di pesisir pantai, pantai di Pondok Bali (tempat tinggal saya), keruh dan bercampur sampah.

pasir putih karimun jawa
Tulisan di pasir nya “Sensored”, hehe

Pantai di Karimun Jawa hampir mirip dengan pantai-pantai di Bali, bahkan menurut saya Karimun Jawa lebih indah, hanya saja mungkin belum banyak dikenal oleh wisatawan asing, selain itu, Bali tentunya mempunyai daya tarik Kebudayaan nya.

Beberapa pantai yang saya kunjungi di Karimun Jawa diantaranya adalah Pantai Tanjung Gelem, dengan pasir putih dan batu-batu karang, sayangnya Sunset yang saya tunggu gagal ditemui, karena terhalang oleh mendung, saya dengan beberapa teman hanya photo-photo di pantai tersebut.

Pantai lainnya Batu Topeng, disana, kami juga tidak menemukan Sunset, Huh… Gagal sunset deh,,,

pasir putih karimun jawa
best picture

 

  • Ke-dua, Wisata Lepas Pantai dan Dasar Laut

Karimun Jawa memiliki wisata lepas pantai, seperti water sport, snorkeling, diving dan lain-lain. Di Karimun Jawa saya juga berwisata lepas pantai seperti snorkeling, Ini pengalaman pertama saya snorkeling,

Kalian tau kan snorkeling? snorkeling itu adalah selam dangkal (skin diving) adalah kegiatan berenang atau menyelam dengan mengenakan peralatan berupa masker selam dan snorkel. Selain itu, penyelam sering mengenakan alat bantu gerak berupa kaki katak (sirip selam) untuk menambah daya dorong pada kaki (baca wikipedia).

Ternyata, Snorkeling bisa dilakukan juga oleh orang yang tidak bisa berenang seperti saya, dengan dibekali life jacket, masker selam dan snorkel, saya bisa menikmati keindahan dasar laut Karimun jawa, bisa bercengkrama dengan ikan-ikan indah dan menikmati biota laut. Dan yang paling asik, saya bisa narsis di dasar laut dengan photo dasar laut.

Liat gambar, keren kan? Jhaha…

snorkeling di Karimun Jawa
snorkeling di Karimun Jawa

 

  • Ke-tiga, Penangkaran Hiu

Wisata Karimun Jawa lainnya yang menarik adalah penangkaran hiu, ini juga pengalaman pertama saya berenang dengan dikelilingi oleh hiu-hiu, rasanya awesome banget, saya berenang dalam kolam yang berisi hiu-hiu berukuran sedang dan kecil, kemudian pemandu memberi makanan berupa ikan-ikan kecil, kemudian ketika hiu berkumpul didekat saya, pemandu memotonya,memang menyeramkan, namun cukup memicu adrenalin. Satu syarat untuk bisa berenang bersama hiu, kita jangan memiliki luka, dan untuk perempuan tentunya tidak sedang “mens” atau “haidh”.

penangkaran hiu
Saya paling belakang,,,,

Di tempat penangkaran hiu juga, terdapat beberapa hewan laut lainnya, seperti penyu, bintang laut ikan Buntal (di daerah saya, saya menyebutnya “Buntek”) dan lain-lain. Saya berphoto juga dengan hewan-hewan laut tersebut.

 

  • Ke-empat, Joko Tuo, Fosil ikan besar

Menurut beberapa sumber yang saya temui, Joko Tuo merupakan sebuah fosil ikan besar yang ditemukan beberapa tahun lalu di pantai karimun jawa, kemudian pemerintah memindahkan fosil itu ke Jepara, kemudian belakangan pemerintah Karimun Jawa berinisiatif memindahkan kembali ke Karimun jawa, untuk menarik pewisata, dan ditempatkan di Gunung tertinggi di Karimun jawa, kemudian tempat itu juga dikenal dengan nama fosil tersebut, Joko Tuo.

Di Joko Tuo, selain bisa melihat fosil ikan yang berukuran perahu kecil, saya bisa melihat view perumahan di Karimun Jawa.

Fosil Ikan besar Joko Tuo
Fosil Ikan besar Joko Tuo

 

  • Ke-lima, Wisata Mangrove

Di daerah saya, banyak ditemui pohon mangrove, namun di Karimun Jawa, saya menemukan beberapa spesies Mangrove yang baru ditemukan, dari pohon si api-api yang berdaun berukuran besar, hingga bakau yang menjulang tinggi dan berdaun mini. Pemerintah dan pengelola wisata membuat tempat wisata mangrove itu sedemikian rupa, sehingga kita bisa berjalan-jalan mengelilingi berbagai jenis pohon mangrove hingga ke bibir pantai, dan disana juga terdapat menara sehingga pewisata bisa menikmati keindahan pantai dari ketinggian.

wisata hutan mangrove
wisata hutan mangrove, siapkan juga lotion anti nyamuk,,, 🙂

 

  • Ke-enam, Satu-satunya pesawahan di Karimun Jawa.

Ada hal yang menarik lainnya, yaitu lahan sawah satu-satunya di Karimun jawa, saya tidak melewatkan itu, secepat mungkin saya memotret pesawahan itu, yang hanya terdapat beberapa petak sawah, menurut Pa Ma’mun (Pemandu Wisata) Kebanyakan masyarakat di sana lebih memilih membeli beras daripada berladang, selain memang kondisi lahan yang kurang subur, pendapatan utama masyarakat disana dari pemandu wisata dan berdagang.

satu-satunya pesawahan di Karimun Jawa
satu-satunya pesawahan di Karimun Jawa

 

  • Selanjutnya, Listrik Hanya Pada Malam Hari

Di Karimun Jawa, Aliran Listrik hanya digunakan pada malam hari, menonton tv, charge hp dan hal lainnya yang menggunakan listrik hanya bisa dilakukan malam hari, ini dikarenakan di sana menggunakan listrik tenaga surya, Siang hari waktunya menyimpan sumber listrik dan digunakan pada malam hari.

Banyak hal lain yang menarik di karimun Jawa, yang mungkin akan saya ceritakan dilain waktu, dan untuk Backpacker tempat ini sangat “rekomended”. Setelah backpack, sayapun punya cadangan DP (Display Picture) Blacberry untuk sebulan, jhaha…

Salam Backpacker…..

Advertisements