Rindu Mawar

29 May 2014

Aku rindu kamu,
Kemarin, saat ini dan selamanya,
Tak mesti bertemu, tak harus sama,
Tak harus ada padamu, tak harus kau sadari.
Biar aku simpan baik-baik.

Meskipun hanya akan menjadi doa-doa, cerita-cerita, sajak-sajak pendek.
Rinduku adalah genangan rahmah,
Adalah kepingan Al-fatihah,
Adalah butiran tasbih,
Adalah sebaris tahmid,
Dan seikat amin

Aku rindu kamu,
Mawar…

Hujan Bulan Januari

15 January 2013

Rintiknya menindih detik waktu,
Tak ada jeda tersisakan.
Meskipun laun.
Meragukan langkah para penyamun,
Menyayat hati  saudagar tua di kota mati.
 
Hujan bulan januari
Terangkai dalam sajak-sajak yang mendesah
Terlukis dalam kanvas-kanvas basah
 
Hujan bulan Januari
Dentingan rindu kemarau lalu.
Rupanya kini mengharap mentari.

Hujan

31 December 2012

Sebenarnya enggan  bermesraan dengan hujan,
Dekapannya terlalu dingin untuk kunikmati
Meski memaksa, mengajak angin merayu, meronta atap bilik imanku
Berkolaborasi dengan tarian petir nan erotis
aku tak bergeming
 
hanya malam tadi dunia mengakui,
hujan ini begitu deras, menggoda
tak sengaja senggama itu aku lewati
kulihat sisa-sisanya menggenang
di jalanan, pagi ini.

Handphone

17 July 2012

Handphoneku ketinggalan,

Di bangku sekolah, ah, atau jangan-jangan di rumah.

Meskipun dalam angkot, teringat handphoneku

Ibu tua, pedagang ikan asin, kondektur, dan lelaki bertubuh tegap itu, menatap heran,

Aku yang kebingungan,

Handphone ku ketinggalan.

Entah dimana?

Padahal handphone itu,

Menyimpan banyak rahasiaku, dengan dia,

Photo-photo mesum, video mesum,

Dan serba mesum lainnya,

Padahal handphone itu,

Masih tersimpan pesan-pesan,

Dengan selingkuhan, baru-baru ini,

Tapi syukurlah, phone sex ku tak dapat terekam dan disimpan disana.

Tak terbayang apa jadinya, jika seseorang menemukannya,

Mengup-load semua isi handphoneku di internet,

Betapa malunya, aku, keluargaku, sekolahku, teman-temanku, dan semua yang mengenal,

Aku, . .

Handphoneku ketinggalan, entah dimana

Aku kebingungan, terbang, melayang,,,

Dan, pada akhirnya, “Mba, itu handphonenya bunyi dari tadi”

Ya ampun, handphoneku ada, terselip diantara buku-buku LKS.

Facebook

26 May 2012

Seorang teman berkata; sebulan yang lalu ia kenalan, dengan perempuan,

Di photo profil cantik, seksi dan menawan, terakhir katanya ia suka,

Merayu, berkirim pesan, hingga mengajak ketemuan, akhir bulan.

Tak lama kemudian, ia meneleponku,

“Aku tertipu, photo profil itu palsu”

 

Gadis tetanggaku, pernah menanyakan cara membuat kronologi

Jujur, aku ga tau. Namun aku terpaksa, aku tergoda,

Photo-photonya pun menggoda,

Status-statusnya pun menggoda,

Meseg-mesegnya pun demikian, menggoda

Semua serba menggoda,

Untung saja, Aku ingat, ia anak tetangga.

Ia juga punya pacar, entah orang mana,

Satu sekolah, dijodohin orang tua, lewat teman, atau kenal dijalan, entahlah.

Lama tak jumpa dia,

Ternyata, jadi headline di sebuah surat kabar

“Gadis kampung hendak di jual, korban dunia maya”

 

Temanku, semalam sempat ke beranda, dan melihat status baru pacarnya

Memilukan si doi bertunangan, jelas bukan dengannya,

Tahukah kamu? Hingga saat ini dia galau, sulit pejamkan mata.

Mungkin butuh waktu lama, hingga ada gantinya.

Entah kapan.

 

Tadi pagi, aku on-line, berharap ada komen dan like teranyar.

Susah masuk,

“Silahkan masukan kembali sandi anda”

Facebookku diblokir, dihack, diacak dan sebagainya.

Aku kesal,

Sebaiknya aku gak mendaftar lagi.

*di ikutkan lomba audisi dari Tiga Maha