siap berubah,,, (masih inget kata-kata itu)

Pernah ngga anda ngalamin seperti ini?, Suatu ketika, hari minggu, tidak seperti bisanya saya bangun lebih rajin dari hari-hari sekolah biasanya, tahukah anda apa yang akan saya lakukan? Setelah dandan secukupnya (ala anak desa tahun 90an, celana kolor, t-shirt belel, dan minyak rambut orang-aring hingga belepotan ke dahi) saya nyampeur beberapa temen saya kemudian pergi ke rumah pak Tamrin, untuk melihat pilem kesayangan Ksatria Baja Hitam. Dan pada waktu itu, pak Tamrinlah satu-satunya orang yang berjasa mengenalkan saya ke Kotaro Minami

Sebenarnya Acara puncaknya (ciee,, acara puncak) sekitar jam 07.30 namun saya bersama temen-temen yang lain biasa datang jam 06.00 (lebih rajin dari berangkat sekolah), Pak Tamrin dengan telaten menerima anak-anak, menyiapkan televisi berwarna satu-satunya di desa saya, menggunakan Aki (Accu) karena pada waktu itu belum ada listrik (PLN nya waktu itu masih kurang gaul sama orang desa), Sebelum Kotaro Minami (orang terhebat waktu itu) muncul di RCTI kami berpetualangan dulu dengan Pak Ogah dan Si Unyil, saya masih ingat setiap seri si Unyil yang bikin hati saya senang dan kadang terharu.

Pukul sudah menunjukan jam 07.25 WIB (eh, kebalik yah) Penonton semakin padat, berjongkok dan berdesakan, dengan ruangan yang cukup sempit itu (gak kebayang kalau ada yang kentut), kami setia melihat aksi Ksatria Baja Hitam mengeluarkan jurus mautnya, Pedang maut dan Tendangan Maut, dan jurus inilah yang dia turunkan kepada saya seorang (lewat mimpi), dan sayapun membuktikannya di sekolah bersama temen-temen saya yang lain, dan sayapun malu karena bukan hanya saya yang punya jurus itu, semua teman saya punya, hahaha…

Ksatria Baja Hitam Pindah tayang.

Tahu nggak, pada waktu itu saya sedih banget, dan khawatir tidak bisa mengikuti jejak ksatria baja hitam yang sudah mempunyai banyak kekuatan dan bisa berubah ke banyak bentuk, KBH RX, RX Bio, dan RX Robo. Ksatria Baja Hitam pindah tayang ke hari Selasa sekitar jam 16.00 atau 17.00an, sedangkan jam segitu saya masih sekolah madrasah (sebutan untuk sekolah agama/diniyah pada saat saya masih kecil, padahal artinya ya sama sekolah sama madrasah), Namun setelah memasuki hari selasa pertama sejak KBH pindah tayang saya dan temen-temen yang lain bisa berlega hati, karena kita bisa pulang lebih awal, tentunya, dengan sedikit rengekan dan manjaan pada Pak Badi (guru agama saya).

Hampir semua seri Ksatria Baja Hitam tak ada yang terlewatkan, hanya saja mungkin saya sudah lupa, cerita dari tiap serinya, yang jelas cerita singkatnya akan saya ceritaiin di postingan berikutnya.

Advertisements