saya paling tengah, pake kaos item bergambar warna biru (sabuem nana saya ijin ngambil photonya di Fb, hehe)

Saya baru tau, kalau STS (Subang Taekwondo School) itu lahir 1 Agustus tahun 2010 lalu, jadi sampai dengan 1 Agustus 2012 kemarin, STS baru berusia 2 tahun, dan kami merayakan ulang tahunnya yang ke-2 di Wisma Karya.

Untuk sebuah Sekolah Olahraga yang masih muda sekelas STS ini saya kira sudah cukup besar, dan yang paling saya kagumi adalah STS salah satu Cabang olah raga yang berbentuk Sekolah yang besar dan kompak se-Kabupaten Subang. Siswanya, Orang-tua wali, Pelatih, Pengurus dan juga para simpatisannya, terbukti kemarin, pas kami merayakan ulang tahun STS yang ke-2 mereka pada hadir.

Pada kesempatan itu Sabeum Nana wiatna (Kepala Pelatih) mengatakan bahwa STS awalnya dari Taekwondo yang berada di Sukamandi, kemudian untuk mempersatukan Club taekwondo yang ada di Subang maka didirikanlah STS yang berada dalam naungan yayasan ASKO (untuk Asko sendiri saya belum tau singkatannya).

Pada acara itu juga saya melihat beberapa pengurus STS Asko, para orang tua wali, Pelatih Taekwondo lainnya selain Sabuem Nana dan Sabuem Agung, entah saya belum sempet tau nama mereka satu-satu, Cuma mungkin saya hapal wajah-wajah taekwondoin Subang, hehe, jadi PD deh hidup di Subang, banyak kenalan Jawara-jawara taekwondo.

Acara berjalan meriah, Pas Adzan Maghrib kita buka Puasa bareng dulu, kemudian dilanjutkan ritual tiup lilin, dan diakhiri dengan colek mencolek wajah make bolu ulang tahun, buat saya, daripada dicolekin ke orang lain, lebih baik saya makan bolu yang saya dapet, hehe. Setelah itu diakhiri dengan photo bareng.

sparkarate/taekwondo

Di Postingan Sebelumnya, saya sering bilang kata 1, kata 2 atau kata 3, dalam Karate –kalau ga salah- jurus-jurusnya namanya kata sedangkan di Taekwondo namanya pomsae (baca di wikipedia.com), sebelumnya ada basic, seperti basic 1, basic 2 dan selanjutnya. baca Antara Taekwondo dan Karate

Kemudian di Karate, selain ada kata atau jurus, ada juga kumite, kumite ini adalah tehnik bertanding atau sparing/duel satu lawan satu, dalam kejuaraan biasanya diperlombakan seni kata dan juga kumite, sewaktu karate.

Sedangkan istilah sparing/duel di takwondo sebutannya Kyoruki, istilah itu juga kalau ngga salah, saya belum mengetahuinya secara banyak.

Karate adalah seni bela diri yang berasal dari Jepang. Seni bela diri karate dibawa masuk ke Jepang lewat Okinawa. Seni bela diri ini pertama kali disebut “Tote” yang berarti seperti “Tangan China”. Waktu karate masuk ke Jepang, nasionalisme Jepang pada saat itu sedang tinggi-tingginya, sehingga Sensei Gichin Funakoshi mengubah kanji Okinawa (Tote: Tangan China) dalam kanji Jepang menjadi ‘karate’ (Tangan Kosong) agar lebih mudah diterima oleh masyarakat Jepang. Karate terdiri dari atas dua kanji. Yang pertama adalah ‘Kara’  dan berarti ‘kosong’. Dan yang kedua, ‘te’ , berarti ‘tangan’. Yang dua kanji bersama artinya “tangan kosong”  (pinyin: kongshou). (wikipedia)

Sedangkan Taekwondo adalah olahraga bela diri asal Korea yang juga populer di Indonesia, olah raga ini juga merupakan olahraga nasional Korea. Ini adalah seni bela diri yang paling banyak dimainkan di dunia dan juga dipertandingkan di Olimpiade. Taekwondo di Indonesia semakin populer sejak dipromosikan secara besar-besaran oleh Saseong Nim Daxon Joetandi (Dan VII Kukkiwon), seorang bankir profesional yang terkenal sebagai pemegang sabuk hitam termuda di Indonesia sejak berumur 7 tahun. (wikipedia)

Tapi, pada dasarnya, perbedaan yang keliatan menurut saya adalah karate lebih banyak menggunakan tangan sedangkan taekwondo lebih dominan kakinya, sedangkan kayaknya jurus-jurusnya beda beda dikit, liat aja langkah di kata 1 dan basic 1 kayaknya sama deh, beda gerakan tangannya doang. Yang jelas semuanya indah, saya suka.

maaf, ga nemu ilustrasi yang cocok buat keduanya. hehehe

Saya pernah belajar keduanya, meskipun di karate saya hanya sebatas hafal nyampe kata 3 atau jangan-jangan cuma kata 2 saja, itu juga dulu, sekarang mungkin udah pada lupa, hehe. Dan sekarang saya sedang belajar taekwondo, niatannya sih mau nyelesein sampai bersabuk hitam, ngga cuman sabuk putih. Hehe.

Di karate, saya dilatih oleh dua orang hebat menurut saya, simpei jul dan simpei nur, ditengah-tengah kesibukan mereka, mereka masih sempet datang dan melatih para karateka muda, termasuk saya pada waktu itu, haha ngakunya karateka padahal kumite aja belum pernah. Latihannya waktu itu di kodim 0605 Subang, kalau gak salah tiap hari senin, kamis sama hari minggu, para simpei dengan sabar melatih kami, meskipun menurut saya anak-anak karate pada waktu itu susah diatur, buat latihan ngadepin pertandingan aja susah banget, sempet saya lihat wajah simpei nur kesel ketika melihat anak-anak yang mau bertanding tidak pada datang. Tapi saya tahu, beliau adalah orang yang sabar, oh iya lupa, saya sampai saat ini merasa bersalah sama dia, soalnya pas keluar karate, saya cuma bisa pamitan di jalan.

Perguruan kami pada waktu itu, saya lupa namanya, tapi yang jelas ada nama perkumpulannya, saya nemunya juga di Fesbuk, INKANAS Kabupaten Subang, ga tau juga sebenarnya, entah itu perkumpulannya atau emang itu nama perguruannya.

Di karate juga, saya dikenalkan, lebih tepatnya mengenal, seorang cewe yang cantik, dan kayaknya smart. Jujur, cewe itu salahsatu alasan saya pada waktu itu rajin latihan karate. Tapi nanti aja deh saya bahasnya, soalnya postingan kali ini saya akan membahas, perbedaan antara karate sama taekwondo.

Sedangkan Taekwondo, saya baru masuk akhir Juni 2012 kemarin, Sebenarnya saya mau masuk dari awal 2012, namun waktu latihan yang selalu bentrok dengan jadwal kegiatan saya lainnya, sehingga niatan saya itu baru kesampaian akhir juni kemarin, Nana, ya, sabum Nana kenalan waktu pas sebuah acara dinas kepemudaan di Subang, Pemuda pelopor, yang mengajak saya untuk ikut latihan taekwondo, dan mengenal lebih jauh tentang taekwondo.

Di taekwondo ini, saya lihat anak-anaknya lebih solid, mereka juga rajin latihan, ada kelas mahasiswanya lagi, sekarang, saya juga kalau latihan bareng kelas mahasiswa, kebanyakan anak-anak fakultas hukum.

Kalau di Karate INKANAS, nah di taekwondo ini nama perkumpulannya, atau juga perguruannya adalah STS ASKO, singkatannya yang saya tau Cuma STS nya saja, Subang Takwondo School, Sabum Nana yang ngediriin.

Perbedaan antara Takwondo dan Karate. Baca disini.

Sabuk Putih

31 July 2012

Saya adalah lelaki yang dilahirkan untuk menyukai beladiri, tapi bukan berarti saya adalah seorang jagoan dan ingin menjadi superhero layaknya kick ass yang menjadi pahlawan kesiangan di jaman modern ini, saya suka beladiri selain karena olahraga ini adalah olahraga yang melatih kedisiplinan juga seni yang ditampilkan dari beladiri itu menggelitik saya untuk mempelajarinya.

Hampir setengahnya beladiri yang berada di Indonesia saya pelajari, namun sayangnya saya mempelajarinya hanya nyampe sabuk putih, haha, itulah kenapa judul postingan saya kali ini adalah sabuk putih. Pertama, sewaktu MTs/SMP saya pernah belajar Cimande, namun belum sempet saya punya seragam dan memakai sabuk Cimande, saya harus berhenti dikarenakan jadwal padat dengan mengaji.

Sewaktu SMA saya juga belajar pencak silat lainnya, namun baru beberapa kali latihan saya berhenti, karena jadwalnya bentrok sama latihan teater, selepas SMA saya masuk di perguruan Judo Bima Sakti, lumayan lama, hampir setengah tahun, sabuk putih, namun sewaktu hendak ujian kenaikan tingkat ke sabuk kuning, saya harus melepas sabuk putih judo saya, dikarenakan sudah masuk perkuliahan, di pertengahan kuliah, waktu itu saya sedang mencari kegiatan yang positif (maklum baru putus cinta) saya masuk perguruan Karate Subang, yang ngelatih Simpei Jul dan Simpei Nurhadi, lagi-lagi nyampe sabuk putih, kalau ga salah saya baru menginjak kata tiga, dan belum pernah kumite. Saya keluar karena saya disibukkan dengan pekerjaan saya sebagai wartawan.

Dan sekarang saya sedang belajar Taekwondo, baru sabuk putih juga, niatan saya sih saya pengen nyeleseinnya hingga saya memakai sabuk hitam, ban hitam adalah impian saya di taekwondo, meskipun saya juga pengen punya ban hitam di karate, karena gak mungkin sabuk hitam saya di taekwondo nanti saya pake di seragam Karate yang memang kemampuan saya hanya sebatas sabuk putih. Hehe.