Ini merupakan tulisan lanjutan dari tulisan tentang traveling saya ke pulau dewata, yang sebelumnya terhenti.

Oke sob, langsung aja yah saya akan menceritakan tempat-tempat wisata terfavorit versi saya sendiri epul katama hehe,, berdasarkan pantauan saya pengalaman pribadi ataupun menurut beberapa rekam jejak di mesin pencari diantaranya adalah

1. Tanjung Benoa.

Watersport, Tanjung Benoa-Bali
Watersport, Tanjung Benoa – Bali

Saya berkunjung ke tempat ini lho, meskipun sebelumnya saya tidak mengenal tempat ini, yang saya tau sebelumnya bali adalah, kuta, legian, ubud, dan tanah lot. Tempat ini cukup menarik, selain menyajikan pantai yang membentang dengan ombak yang cukup beriak sehingga wisatawan asing dan domestik bisa melakukan berbagai jenis permainan air seperti surfing, para layang diatas ombak, banana boat dan lain-lain, ditempat ini juga tersedia wisata diving, karena disekitar pinggiran pantai ini juga terdapat pulau-pulau kecil yang menghalangi ombak, Nah, dipulau-pulau itulah ternyata disuguhkan oleh Tuhan pemandangan dasara laut yang indah.

Selain itu, diantara pulau-pulau kecil itu terdapat pula pulau yang dibuat sedemikian rupa menjadi tempat penangkaran penyu, wisatawan bisa melihat berbagai jenis penyu.

2. Kuta

Kuta-bali
Kuta, Sejauh mata memandang adalah turis dengan bikini dan g-string, jhaha

Tempat ini mungkin sudah tidak asing lagi didengar, Bali ya Kuta, Kuta ya Bali, tapi bagi saya tempat ini kurang menarik, saya ditempat itu tidak bisa ngapa-ngapain pemandangan pun sama halnya dengan pantai di desa saya, pantai Pondok Bali, mungkin dikarenakan ada kesamaan kata “Bali” atau apalah, karena sebagian besar sama saja, seperti deburan ombaknya, pekat warnanya, hamparan pasirnya, meskipun kuta agak keputih-putihan. Perbedaaan yang sangat kentara mungkin jika di Kuta sejauh mata memandang adalah turis-turis asing yang berbikini, g-string, dan rok-rok mini, jika di pondok bali, sejauh mata memandang adalah nenek-nenek renta menjajakan jasa penyewaan “samak” (red. tikar) hehe…

3. Legian

Pusat souvenir, jajanan aneh, clubbing, pub dan discotik, bagi yang doyan, aku sih engga, kamu???
Pusat souvenir, jajanan aneh, clubbing, pub dan discotik, bagi yang doyan, aku sih engga, kamu???

Jika wisatawan berduit akan berkunjung ke Kuta, maka sebaiknya singgah dan berjalan-jalan di legian, karena disepanjang legian terdapat berbagai etalase yang menyajikan berbagai souvenir menarik, selain itu, di legian juga terbdapat berbagai jenis kuliner, dari mulai dari makanan sederhana hingga makanan yang sama sekali saya baru mengenalnya, dengan nama-nama yang aneh, yang tidak sama sekali saya kenal.

Anehnya, bahkan ada makanan atau minuman yang hanya berubah nama di Legian menjadi lebih mahal seperti es jeruk, yang di Subang hanya Rp.5000 saja, di Legian berubah nama menjadi The Legian Lemon Tea, bisa berubah menjadi 2$ atau sekitar Rp. 25.000, yah begitulah jika yang tidak punya duit ya jajan di tempat biasa aja, atau saya merekomendasikan di Rumah Makan Padang saja.

Di legian, ini memang tempat favorite nya para wisatawan asing dan berduit, karena disana terdapat banyak discotik, pub, clubbing dan sebaginya, entahlah saya juga kurang mengetahui hal begituan.

Monumen Ground Zero
Monumen Ground Zero

Jalan-jalan di Legian saya tidak melewatkan monumen ground zero, dan TKP utama Bom bali, Monumen Ground Zero dibangun untuk mengenang tragedi Bom Bali 1 dan menghormati para korbannya. Tragedi bom Bali 1 terjadi pada tahun 2002 tepatnya tanggal 12 Oktober. Peristiwa ini menyebabkan korban jiwa yang sangat banyak yaitu 202 orang meninggal yang kebanyakan turis asing yang berasal dari Australia. Peristiwa ini terjadi di Jl.Legian daerah Kuta, Bali tepatnya di Sari Club dan Paddy’s Cafe. (sumber. Backpacker bali)

4. Nusa Dua

Nusa Dua
Nusa Dua, resort, hotel berbintang dan restaurant mahal

Saya tidak singgah ke tempat ini, karena sebelumnya Bli Sudung menjelaskan bahwa Nusa Dua itu merupakan para elite, kelas atas yang berduit, nah kalau saya, ya backpack versi gratisan males juga berkunjung kesana, meskipun sebenarnya penasaran. Konon katanya, di Nusa dua terdapat tempat-tempat mewah, resort-resort, hotel-hotel berbintang lima dan restaurant yang menyajikan makanan-makanan termahal di Indonesia mungkin juga di Dunia, Bli Sudung bahkan sempat bercerita bahwa dia pernah di traktir oleh wisatawan asing yang membawanya (menjadi Guide) makan nasi goreng dengan telur ikan seharga 450$, itu berarti sama halnya dengan biaya makan saya di Subang selama 1 bulan.

5. Tanah Lot.

tanah lot
asik-asik,,,,

Tidak akan sempurna jika berkunjung ke Bali melewatkan tanah Lot, tanah Lot merupakan temat favorit saya, sebegitu semangat nya saya ingin melihat tanah lot sehingga saya meninggalkan rombongan menuju pura di atas karang di tepian pantai tersebut, bahkan saya tidak melepaskan kamera, segera saya ambil jepretan-demi-jepretan gambar melalui kamera DSLR punya saya, kemudian saya juga tidak melewatkan berfoto-foto dengan pose yang kaku (seperti layaknya pose-pose saya yang lain) Jhaha..

6. Ubud.

Ubud-Bali
Ubud, Pusat wisata budaya dan adat desa di Bali

Dan yang terakhir adalah Ubud, wisata budaya yang sayang sekali tidak saya kunjungi, padahal selain tanah lot, Ubud ini adalah tempat yang paling saya ingin datangi, karena katanya disana, merupakan pusat wisata adat desa, dengan kultur pertanian nya, upacara-upacara adat, seniman-seniman handal, pengukir, pembuat patung dan lain-lainnya, saya ingin sekali ke tempat itu, sehingga suatu saat nanti saya mesti berkunjung ke sana.

Advertisements