kost-an
kira-kira seperti ini kost-an pertama saya tampak depan

Pernahkah anda ngekost?

Inilah pertanyaan basa-basi memulai cerita saya tentang ibu kost, sebelumnya saya gak nemuin ide mengawali cerita ini, dan mencoba mencari melalui mesin pencarian google, sialnya hampir 90 persen hasil dihalaman pertama dan kedua berisi postingan mesum. Kalau saya maksain bisa-bisa isi cerita ini juga cerita mesum. Sudah..sudah..sudah.. makin mesum nih otak anda.

Oke, dari hasil tersebut saya teringat dengan metode menulis Arswendo Atmowiloto dalam bukunya “Mengarang Itu Gampang” yang dikasih pinjem Mas Yanu (Guru saya menulis)dengan membuat tanya jawab mengenai menulis. Dalam cerita ini saya akan memberikan 5 Bagian pertanyaan seputar Kostan dan Ibu Kost. Berikut ini pertanyaanya.

a.    Pernahkah anda nge-kost?

Oke, jika pertanyaan ini diajukan ketika saya menulis cerita ini, saya akan jawab, Pernah, dan Sering.

–      Lho kok sering?

Ya, saya sudah 4 kali pindah kost-an, ya meskipun ngekostnya cuma sekali dan ketiganya ngontrak satu rumah, tetap saya kategorikan dengan ngekost, karena ketiga kontrakan saya berdekatan dengan pemilik kontrakan, dan terkadang saya masih suka bergantung pada pemilik tempat, atau ibu kost tersebut, terutama makan. Dan masih gak percaya dengan pengertian ngekost yang saya berikan? Mau saya kasih pengertian ngekost yang saya dapatkan dari internet? Gak usahlah, silahkan anda cari sendiri pengertian ngekost di pencarian google.

kost-an
Ini daleman kost-an saya,,, hahaha keliatan bohong yah?

–      Kenapa anda ngekost?

Jika anda membaca dan menyimak tulisan saya yang pertama tentang Lantai, Tikar dan Kasur Empuk anda akan menemukan jawaban pertanyaan anda barusan.

–      Terus saya harus bagaimana?

Bilang saja WOW, haha ya baca kembali Cerita saya yang itu. Hmmm.. baiklah, Secara singkat, Kampus saya jauh dari rumah dan saya terbiasa jauh dari rumah, ditambah pada saat pertama masuk kuliah saya tidak bisa mengendarai sepeda motor, Dan terakhir saya ketagihan ngekost Puas? Puas?

–      Lho Ketagihan?  Emang apa enaknya?

Gak ada yang enak, Makan kurang, Jajan kurang, tidur kurang, semuanya serba kurang….

–      Anda kurang bersyukur juga?

Anda maen potong aja omongan orang, saya belum selesai bicara.

–      Hmmm terus?

Ya, meskipun serba kekurangan semua ada hikmahnya.

–      Oh,,, gitu yah…

Bersambung kesini yah (tinggal klik)

gambar diambil dari : blog.unsri.ac.id dan annahape.com

Baca juga cerita saya

Antara Lantai, Tikar dan Kasur Empuk Bag. 1

Antara Lantai, Tikar dan Kasur Empuk Bag. 2

Advertisements