Rintiknya menindih detik waktu,
Tak ada jeda tersisakan.
Meskipun laun.
Meragukan langkah para penyamun,
Menyayat hati  saudagar tua di kota mati.
 
Hujan bulan januari
Terangkai dalam sajak-sajak yang mendesah
Terlukis dalam kanvas-kanvas basah
 
Hujan bulan Januari
Dentingan rindu kemarau lalu.
Rupanya kini mengharap mentari.
Advertisements