Handphoneku ketinggalan,

Di bangku sekolah, ah, atau jangan-jangan di rumah.

Meskipun dalam angkot, teringat handphoneku

Ibu tua, pedagang ikan asin, kondektur, dan lelaki bertubuh tegap itu, menatap heran,

Aku yang kebingungan,

Handphone ku ketinggalan.

Entah dimana?

Padahal handphone itu,

Menyimpan banyak rahasiaku, dengan dia,

Photo-photo mesum, video mesum,

Dan serba mesum lainnya,

Padahal handphone itu,

Masih tersimpan pesan-pesan,

Dengan selingkuhan, baru-baru ini,

Tapi syukurlah, phone sex ku tak dapat terekam dan disimpan disana.

Tak terbayang apa jadinya, jika seseorang menemukannya,

Mengup-load semua isi handphoneku di internet,

Betapa malunya, aku, keluargaku, sekolahku, teman-temanku, dan semua yang mengenal,

Aku, . .

Handphoneku ketinggalan, entah dimana

Aku kebingungan, terbang, melayang,,,

Dan, pada akhirnya, “Mba, itu handphonenya bunyi dari tadi”

Ya ampun, handphoneku ada, terselip diantara buku-buku LKS.

Advertisements