Seorang teman berkata; sebulan yang lalu ia kenalan, dengan perempuan,

Di photo profil cantik, seksi dan menawan, terakhir katanya ia suka,

Merayu, berkirim pesan, hingga mengajak ketemuan, akhir bulan.

Tak lama kemudian, ia meneleponku,

“Aku tertipu, photo profil itu palsu”

 

Gadis tetanggaku, pernah menanyakan cara membuat kronologi

Jujur, aku ga tau. Namun aku terpaksa, aku tergoda,

Photo-photonya pun menggoda,

Status-statusnya pun menggoda,

Meseg-mesegnya pun demikian, menggoda

Semua serba menggoda,

Untung saja, Aku ingat, ia anak tetangga.

Ia juga punya pacar, entah orang mana,

Satu sekolah, dijodohin orang tua, lewat teman, atau kenal dijalan, entahlah.

Lama tak jumpa dia,

Ternyata, jadi headline di sebuah surat kabar

“Gadis kampung hendak di jual, korban dunia maya”

 

Temanku, semalam sempat ke beranda, dan melihat status baru pacarnya

Memilukan si doi bertunangan, jelas bukan dengannya,

Tahukah kamu? Hingga saat ini dia galau, sulit pejamkan mata.

Mungkin butuh waktu lama, hingga ada gantinya.

Entah kapan.

 

Tadi pagi, aku on-line, berharap ada komen dan like teranyar.

Susah masuk,

“Silahkan masukan kembali sandi anda”

Facebookku diblokir, dihack, diacak dan sebagainya.

Aku kesal,

Sebaiknya aku gak mendaftar lagi.

*di ikutkan lomba audisi dari Tiga Maha

Advertisements