Dengan jumlah 13 tropi dari berbagai ajang seperti Liga Champions, BBVA, Piala Dunia Antar Club, Piala Raja yang ditorehkan Sang Kreator Pep Guardiola tenyata bagi saya itu belum cukup. Pra Semifinal Liga Champions (Chelsea Vs barcelona) kemarin menandakan kesombongan (yang tak patut) saya sebagai fans Messi dkk tersebut berharap agar Pep bisa mengantarkan Barca masuk ke babak final dan menjuarai ajang tersebut, walaupun pada Leg 1 Barca menyerah 1:0 di Stamfordbridge.

Harapan itu semakin menjadi ketika Catalan tertunduk lesu di ajang lokal setelah harapan meraih tropi La Liga musim ini semakin menipis, Barca kalah 1:2 oleh rival abadi mereka Real Madrid menjadikan jarak poin semakin jauh, di Nou Camp, oh,,, memalukan.

Itulah menjadi alasan keoptimisan saya bahwa kalah di ajang lokal yakin barca akan menjuarai ajang champions, meskipun saya hanya sebagai fans yang pastinya saja tidak terdeteksi sebagai cules atau barcelonistas oleh mereka (para pemain ataupun fans) yang berada di Spanyol sana. Namun, apa yang terjadi Leg ke-2 Semifinal Barcelona VS Chelsea menjadi sebuah petaka bagi saya, kemaluanku muncul tiba-tiba setelah barca dipaksa imbang 2:2 di kandang sendiri, seolah dunia meneriaki, “syukurin lo kalah!!!”, dan sayapun enggan keluar rumah selama 3 hari, mengurung diri di kamar.

Tapi, meskipun demikian, saya tetap optimis, musim depan Barca akan kembali merebut gelar-gelar tersebut, seperti yang diungkapkan Pep: Barca Masih Perkasa.

Glory…glory… United hehe…

Advertisements